Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Beberapa Satwa Liar Babel Kesulitan Habitat

Foto : Ilustrasi (livescience.com)
Foto : Ilustrasi (livescience.com)

Beberapa Jenis Satwa Liar Babel Kesulitan Habitat

*2021, Konflik Buaya Vs Manusia Terbanyak

SUNGAILIAT - Beberapa jenis satwa liar di Bangka Belitung mengalami kesulitan habitat, diantaranya Buaya, Rusa Sambar,  Kijang, Binturong. Hal ini dikatakan Kepala Penanganan Satwa Liar BKSDA Resor Bangka,  Septian Garo kepada rakyatpos.com Jum 'at sore (19/2/2021). 

"Buaya, Rusa Sambar, Kijang, Binturong, beberapa jenis yang kami kesulitan untuk lokasi pelepasliarannya,"ujarnya. 

Menurut Dia,  perlu asa kajian kesesuaian habitat bagi satwa liar di Bangka Belitung.  Tak jarang,  BKSDA harus berurusan dengan konflik antara buata vs manusia.

"Perlu ada kajian kesesuaian habitat bagi satwa liar di Bangka Belitung. Kami sering berurusan dengan konflik buaya-manusia. Walaupun belum ada kajian yang menyebutkan akibat kerusakan alam, tapi indikasi kesana kuat,"jelasnya usai menjemput Satwa Liar Lutra Sumatrana di Pantai Jambosak,  Kelurahan Matras Siang tadi.
 

Tahun 2021 saja, sudah terjadi 11 konflik buaya dengan manusia.  Dan hingga kini,  Mitra BKSDA Sumsel yakni (Pusat Penyelamatan Hewan) PPS Alobi Babel sudah mencapai 30 ekor dan masih terganjal lokasi pelepasliarannya. 

"Catatan kami tahun 2021 ini saja sudah ada 11 kasus. Terakhir kemarin di Kelurahan Tuatunu ada korban yang terjadi tgl 13 Februari 2021 jam 17.00 WIB. Buaya hasil evakuasi di mitra BKSDA Sumsel yakni PPS Alobi sudah mencapai 30 ekor dan kesulitan untuk lokasi pelepasliarannya. 

Hingga saat ini,  satwa - satwa liar yang berhasil diselamatkan BKSDA Babel masih terus dilakukan PPS hingga alam untuk pelepasliaran satwa - satwa ini diperbaiki dahulu. 

"Sementara ini di PPS itu dulu sampe kita bisa perbaiki alam,"tukas Septian. (2nd) 

Diatas Footer
Light Dark