Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Bujang Cs Curi Besi Bekas Eks Smelter, Uangnya Buat Beli Chip Higgs Domino

Kanit Buser Naga Polres Pangkalpinang, Aipda Rudi Kiai bersama anggota meringkus seorang pelaku pencurian besi bekas eks smelter. (foto: Untunk Novrianto)
Kanit Buser Naga Polres Pangkalpinang, Aipda Rudi Kiai bersama anggota meringkus seorang pelaku pencurian besi bekas eks smelter. (foto: Untunk Novrianto)

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG - Tim Buser Naga dari Satuan Reskrim Polres Pangkalpinang membekuk komplotan pencuri spesialis besi bekas eks smelter. Lima pelaku berhasil diciduk Tim Buser Naga tanpa perlawanan di sejumlah tempat berbeda di Kota Pangkalpinang.  

Dipimpin Aipda Rudi Kiai, pelaku pertama yang diamankan adalah Febri Andika alias Bung (31). Bung diamankan saat berada di Air Mawar, Kecamatan Bukit Intan pada Senin (5/4/2021).  

Pada saat diinterogasi, Febri mengakui telah mencuri pompa air dan besi tangki air milik PT Tinindo Inter Nusa yang berada di kawasan Industri Ketapang, pada 17 Februari 2021 sekira pukul 23.00 Wib.  

Dia mengaku tidak sendirian melakukan pencurian melainkan melibatkan Zepan Adwen (25) Andi Cani Oga (26) Didin (29) Bujang Kitok (30) dan seorang perempuan yang kini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial KA (45).  

Dalam beraksi komplotan ini menggunakan alat api las (blender) setelah besi terpotong, selanjutnya besi-besi tersebut diangkut menggunakan mobil carry pikap warna hitam.  

Pantauan Rakyat Pos dalam menangkap salah satu pelaku bernama Bujang Kitok, Tim Buser Naga harus bekerja ekstra keras, lantaran pelaku yang merupakan residivis ini terkenal licin.  

Bujang Kitok, berhasil ditangkap setelah polisi berhasil memancing pelaku dengan cara mengambil uang sisa penjualan besi di salah satu rumah pelaku di kawasan Air Itam.  

Penelusuran pihak kepolisian, komplotan ini juga melakukan aksi pencurian di Desa Teru, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, disana komplotan ini mengambil besi pagar gudang minuman.

Selanjutnya, besi-besi tersebut dijual kepada pengumpul besi bekas di kawasan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkal Balam, bernama Haji Kamit.  

Untuk meyakinkan pembeli komplotan ini sengaja mencatut nama Tim Buser Naga  ini dilakukan oleh para pelaku agar pembeli benar-benar percaya bahwa besi yang mereka jual bukan besi curian.  

Terpisah, Bujang Kitok mengatakan dari penjualan besi curian ini dirinya mendapat bagian sebesar Rp 500 ribu rupiah, sedangkan rekan lainya mendapat bagian Rp 700 ribu hingga Rp 200 ribu.  

"Uangnya dibelikan chip higgs domino, buat keperluan sehari-hari dan beli rokok, kalau beli chip domino nggak banyak cuma 1 B, tapi sering," ucap Bujang Kitok.  

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya mengamankan komplotan pencuri spesialis besi bekas.  

"Sudah diamankan siang tadi, juga kami amankan barang bukti hasil kejahatan berupa mobil pikap hitam, beberapa potongan besi serta mesin potong, saat ini masih dalam pemeriksaan untuk dilakukan proses hukum selanjutnya," katanya. (unt)

Diatas Footer
Light Dark