Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Diskepora Babel Sosialisasikan Pergub Pengelolaan Dana Hibah dan Bansos

Kabid Sarana dan Prasarana Diskepora Babel,  memberikan penjelasan terkait Dana Hibah dan Bansos.(foto: reza).
Kabid Sarana dan Prasarana Diskepora Babel, memberikan penjelasan terkait Dana Hibah dan Bansos.(foto: reza).

 

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Diskepora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mensosialisasikan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 77 tahun 2020 tentang Tata Cara Pengelolaan Dana Hibah dan Bantuan Sosial (Bansos) yang bersumber dari APBD Provinsi Babel.

Kegiatan berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Sahabudin, Senin (22/02/2021) pagi tersebut, dihadiri langsung Kepla Diskepora Babel, Suharto, didampingi Sekretris Dinas Diskepora, Yopi Wijaya dan Kepala Bidang Sarana dan Prasara, Harun.

Kabid Sarana dan Prasarana Diskepora Babel, Harun, menjelaskan Pergub Nomor 77 merupakan perubahan dari Pergub Nomor 23 tahun 2019 yang tidak banyak berubah, namun secara teknis pencairannya saja yang berubah.

‘’Pergub Nomor 77 tahun 2020 tidak banyak berubah, namun teknis pencairannya saja yang berubah. Kalau dulu pencairannya melalui PPKD Bakuda, sekarang bisa melalui OPD penampung saja. Diskepora Babel sekarang menaungi tiga organisasi, yaitu KONI, KNPI dan Kwarda Pramuka,’’ jelas Harun.

Harun mengatakan, dasar perubahan Pergub nomor 77 adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 99 tentang klarifikasi kode rekening program dan kegiatan, sehingga Pergub hibah dan bantuan sosisal harus berubah.

‘’Program dan sub kegiatan yang ada di Diskepora mengacu pada Permendagri itu. Ada tiga program utama yang menjadi sub kegiatan, kami belum berani mengatur dana hibah, namun baru bisa secara administrasi saja,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kegiatan-kegiatan KONI, KNPI dan Kwarda Pramuka masih terbagi. Untuk KONI sementara ini, semua diserahkan secara murni, Kwarda Pramuka akan dibagi dua, sarana dan prasarana akan dikelola Diskepora, sedangkan KNPI semuanya murni dihibahkan.

Adapun anggaran dana hibah yang akan dikeluarkan, yaitu KONI mendapatkan dana sebesar 15 milyar rupiah, KNPI sebesar 750 juta rupiah, sedangkan Kwarda Pramuka menerima 2 milyar rupiah. Akan tetapi, bedasarkan surat edaran Sekda, berkenaan refocusing, sehingga pengurangan dana anggaran sampai saat ini belum ada kejelasan.

‘’Berkenaan dengan refocusing dana anggaran yang diedarkan, ada pengurangan angka, namun sampai sekarang belum jelas, yang sangat berkurang yaitu  KNPI menjadi 525 juta dan KONI menjadi 13 milyar, namun angka belum pasti, masih menunggu SK penetapan hibah yang masih dirapatkan di DPRD,” tambah Harun. 

Kegiatan ini dihadiri perwakilan KONI Babel, perwakilan KNPI, anggota Kwarda Pramuka Babel, perwakilan Pengprov cabor, serta para pejabat eselon di lingkungan Diskepora Babel. (rel/reza)

Diatas Footer
Light Dark