Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Erzaldi Apresiasi Pembangunan Gedung Serba Guna Desa Bikang

Gubernur Babel saat melakukan pemotongan pita peresmian Gedung Serba Guna Desa Bikang
Gubernur Babel saat melakukan pemotongan pita peresmian Gedung Serba Guna Desa Bikang

 

 

RAKYATPOS.COM, TOBOALI - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengapresiasi pembangunan gedung Serba Guna Desa Bikang yang dibangun pemerintah desa dengan menggunakan alokasi dana desa (ADD).

 

"Saya mengapreasi sekali apa yang menjadi kebijakan Pak Kades dengan ADD secara mandiri dapat membangun balai pertemuan dengan volume yang sangat fantastis yakni 20 x 40 meter ini," kata Erzaldi usai menghadiri nganggung Ruwahan di Desa Bikang sekaligus meresmikan gedung pertemuan, Selasa (30/3/2021).

 

Ia menuturkan, dengan adanya ADD dapat membantu pembangunan yang ada di desa. Untuk itu, Erzaldi meminta agar kepala desa dapat menggunakan ADD kedepan menjadi lebih baik dan bagus sehingga dapat memberdayakan masyarakat.

 

"Saya sudah mengingatkan pak kades jangan sampai gedung yang sudah dibangun ini tidak digunakan dengan baik. Minimal selain digunakan untuk acara ritual nganggung dan sebagai tempat pertemuan bersama masyarakat, gedung ini bisa digunakan untuk acara pernikahan," ujar dia.

 

Sementara itu, Kepala Desa Bikang, Zulpani mengatakan, jika pembangunan gedung Serba Guna yang baru saja diresmikan oleh Erzaldi dibangun sejak tahun 2016, namun karena keterbatasan anggaran, pembangunan gedung sempat berhenti dan selesai dibangun pada tahun 2020.

 

"Saya sebagai Kades baru hanya melanjutkan pembangunan ini dari kades sebelumnya. yang saya kerjakan setelah saya dilantik menjadi Kades pada 2020 kemarin yakni pemasangan keramik lantai dan pintu," kata Zulpani kepada wartawan.

 

Ia menuturkan, untuk anggaran pembangunan gedung belum dihitung secara global. Namun untuk sumber anggaran sendiri berasal dari Dana Desa dan juga dari Alokasi Dana Desa (ADD).

 

"Kalau 2016 dulu menggunakan anggaran ADD, dan pada tahun 2020 bisa menggunakan dana desa dan ADD. Untuk RAB induk awal dari Kades sebelumnya sebesar Rp 1 miliar lebih. Dan untuk 2020 pemasangan keramik lantai sebesar Rp 100 juta lebih," jelasnya.

 

Ia menambahkan, Gedung pertemuan yang telah diresmikan akan digunakan untuk kebutuhan masyarakat seperti nganggung dan juga acara pernikahan.

 

"Nanti untuk penggunaan gedung ini akan kita buat Perdes bersama dengan BPD terkait dengan penggunaan sewa gedung ini untuk kegiatan pernikahan. Dengan tujuan untuk perawatan gedung ini sendiri," tutup Zulfani. (raw)

Diatas Footer
Light Dark