Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Kapolda Babel dan Bupati Bateng Tinjau Vaksinasi Covid-19 untuk Tokoh Agama di Namang

Kapolda Babel Irjen Pol. Drs. Anang Syarief Hidayat, Bupati Bateng Algafry Rahman, Kapolres AKBP. Slamet Ady Purnomo, Camat Namang Ema Febriyanti, Kapolsek Namang, Kades dan Tokoh Agama disela-sela vaksinasi Covid-19 di Kantor Kecamatan Namang, Rabu (07/04/2021). (Foto: Tamimi).
Kapolda Babel Irjen Pol. Drs. Anang Syarief Hidayat, Bupati Bateng Algafry Rahman, Kapolres AKBP. Slamet Ady Purnomo, Camat Namang Ema Febriyanti, Kapolsek Namang, Kades dan Tokoh Agama disela-sela vaksinasi Covid-19 di Kantor Kecamatan Namang, Rabu (07/04/2021). (Foto: Tamimi).

 

RAKYATPOS.COM, KOBA - Kapolda Babel Irjen Pol. Drs. Anang Syarief Hidayat dan Bupati Bangka Tengah (Bateng) Algafry Rahman meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk tokoh agama dan masyarakat di Kantor Kecamatan Namang, Rabu (07/04/2021).

Hadir pula dalam kegiatan itu, Kapolres Bateng AKBP. Slamet Ady Purnomo, Sekda Sugianto, Camat Namang Ema Febriyanti, Kapolsek Namang, Kades dan tokoh agama maupun masyarakat sebagai peserta vaksinasi.

"Target 180 orang tercapai dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi tokoh agama dan masyarakat di Kantor Kecamatan Namang," ujar Kapolda Babel Irjen Pol. Drs. Anang Syarief Hidayat, Rabu.

Giat itu kata Kapolda dalam rangka meningkatkan imunitas tubuh untuk mencegah penyebaran Covid-19 bagi tokoh agama dan masyarakat.

"Yakinlah bahwa pemerintah selalu mencari yang terbaik bagi rakyatnya," ucapnya.

Harapannya, semoga masyarakat bisa lepas dari pandemi ini, dapat beraktivitas ditengah pandemi tersebut.

"Terima kasih kepada petugas medis dan tokoh agama yang telah memberikan kepercayaan kepada masyarakat bersedia untuk divaksin karena vaksin itu aman, halal dan sehat buat kesehatan tubuh," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Bateng Algafry Rahman menyebutkan kembali vaksinasi itu bertujuan meningkatkan imunitas tubuh karena vaksin tidak menyebabkan batal bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan 1442 H.

Tujuan berikutnya kata Bupati untuk mendapatkan rasa nyaman selama menjalankan ibadah puasa bagi para imam, petugas masjid, tokoh agama dan tokoh masyarakat, sehingga tidak perlu khawatir lagi dalam menjalankan ibadah selama Ramadhan.

"Pentingnya vaksin tadi supaya tidak khawatir dengan Covid-19 saat menjalankan ibadah tarawih, ibadah puasa dan solat wajib maupun sunnah," ungkap.

Kedepan, pemerintah daerah telah mengajukan penambahan vaksin 300 dosis untuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, penambahan pula buat pelayan publik dan tahap selanjutnya bagi tenaga pendidik.

"Penambahan vaksin sebanyak 300 telah diusulkan ke provinsi untuk tokoh agama, pelayan publik, dan guru," tukasnya. (ran).

Diatas Footer
Light Dark