Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Kepala BPBD: Babel Perlu Tambahan Jembatan Bailey

Tim BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pembongkaran Jembatan Bailey di Desa Air Putih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, dimulai Selasa (30/3/2021).(foto: lury).
Tim BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pembongkaran Jembatan Bailey di Desa Air Putih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, dimulai Selasa (30/3/2021).(foto: lury).

RAKYATPOS.COM, MUNTOK - Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), hanya memiliki dua buah Jembatan Bailey atau jembatan darurat rangka baja ringan berkulitas tinggi. 

Mengingat tingginya bencana banjir, maka diperlukan penambahan jembatan tersebut. “Melihat kondisi kebencanaan di Babel yang salah satunya adalah banjir, dan mengakibatkan kerusakan sarana prasarana, maka untuk Babek perlu adanya tambahan jembatan Bailey," kata Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa, Selasa (30/3/2021).

Dijelaskan Mikron, Jembatan Bailey adalah jembatan rangka baja ringan berkualitas tinggi yang mudah dipindah-pindah, dan umumnya digunakan sebagai jembatan darurat bersifat sementara.

Jembatan Bailey yang pemasangannya kuat, cepat, dan mampu menahan beban lalu lintas cocok diaplikasikan, kendati sifatnya sementara sambil menunggu jembatan atau jalan baru selesai dibangun. 

“Setelah jalan atau jembatan baru selesai dibangun, maka jembatan Bailey bisa dibongkar dan digunakan lagi di lokasi lain,” ujarnya.

Disebutkan Mikron, sampai saat ini, BPBD Provinsi Babel hanya mempunyai dua unit jembatan Bailey yang dapat dipergunakan untuk membantu akses jalan bagi masyarakat di saat akses jalan terputus dikarenakan bencana alam seperti banjir. 

Satu unit terpasang di Desa Dellas Kabupaten Bangka Selatan, dan satu unit lagi terpasang di Desa Air Putih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Untuk yang di Desa Air Putih, Mentok, mulai Selasa (30/03/2021) hingga tiga hari kedepan melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi (RR) BPBD Provinsi Babel bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Babel mulai melaksanakan pembongkaran.

Pembongkaran Jembatan Bailey ini, mengerahkan 11 orang tenaga TRC BPBD Provinsi Babel. Proses pembongkaran jembatan turut disaksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bangka Barat.

Kepala Seksi Rekonstruksi BPBD Babel, Hendri menambahkan, jembatan Bailey sudah terpasang dari tahun 2018, dan baru akan di bongkar sekarang.

"Jembatan Baily ini, merupakan bantuan dari BPBD Provinsi kepada Kabupaten Bangka Barat, dimana tahun 2018 terjadi banjir besar yang mengakibatkan jembatan permanen menghubungkan Desa Air Putih dengan Desa Tanjung Ular terputus.  Namun, karena baru dibangun kembali jembatan permananen pada tahun 2020, makanya Jembatan Bailey baru dibongkar sekarang," jelasnya.

Kepala Dinas PUPR Bangka Barat, Suharli menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel atas peminjaman jembatan Bailey ini.

"Kami ucapkan terima kasih atas bantuan pinjaman Jembatan Bailey dari pihak Provinsi, sehingga arus lalu lintas dari Desa Air Putih ke Desa Tanjung Ular berjalan lancar," ungkap Suharli. (rel/lury).

Diatas Footer
Light Dark