Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Kinerja Diskominfo Babel di Bawah Standar

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG -Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memberikan rapor kinerja kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada bulan Desember 2020. Dari hasil penilaian tersebut, kinerja sebanyak 24 OPD masih di bawah standar karena bernilai di bawah 60. Sedangkan, sebanyak 16 OPD mendapatkan nilai di atas 90.

Peringkat pertama diraih Diskepora Babel (98, 986), Inspektorat (98, 692), Dinas Sosial (98, 674), DPMPTSP (98, 364), DLH (97, 702), Dishut (97, 668), DP3ACSKB (97, 532), Disperindag (97,506), ESDM (97, 502), Disnaker (97, 472), Disbudpar ( 97,134), Bakuda (97, 036), BPBD (96, 440), PUPR (96, 074), Dishub (95, 990) dan DKPUS (95, 266).

Sedangkan daftar OPD yang dinilai di bawah standar yakni Dinas Pertanian (58, 978), Kesbangpol (58,558), Biro Pengadaan (58,540), Biro Pemerintahan (58, 540), Biro Hukum (58, 540), Biro Organisasi (58, 504), KUMKM (58, 438), Bappeda (58, 382), Setwan (58, 330) dan Pol PP (58,144).

OPD lain yakni Perkim (58,060), Dinas Pangan (48,036), Biro Ekbang (58,014), DKP (58,926), Biro Umum (57,834), Biro Kesra (57,770), Diskominfo (57,676), RSU (57,304), Dinas Pemdes (56,870), Dinkes (56,574), BKPSDM (55,470), Badan Penghubung (55,366), Disdik (54,448) dan RSJ (53,142).

Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Roesman mengatakan, setengah dari total puluhan OPD masih di bawah standar. Dan ia berharap, rapor kinerja ini dapat menjadi perhatian dan pemacu agar OPD bekerja lebih maksimal lagi.

"Rapor kinerja, setengah yang di bawah standar, rapor ini kan baru dikeluarkan, mereka belum merasa dinilai dan nggak tau kalau dinilai. Setelah ini, OPD tahu dan akan ada perubahan, rapor kinerja ini diberikan dan diumumkan per tiga bulan," ujar Erzaldi kepada wartawan, Rabu (17/2/2021).

Dengan adanya rapor kinerja ini, OPD diminta untuk lebih maksimal dalam bekerja, terutama lebih cepat dalam merespon apa yang menjadi keinginan gubernur dan Wagub dalam mencapai visi misi kepala daerah. "Saya belum puas dengan kinerja OPD, ingin itu lebih cepat, " imbuhnya.

Sementara, Kepala Biro Organisasi Setda Pemprov Babel, Ellyana menambahkan komponen penilaian kinerja ini, terdiri dari 40 persen perihal ketepatan waktu penyampaian rekonsiliasi belanja bulanan, dimana setiap bulannya paling lambat tanggal 10, kemudian 40 persen capaian kinerja realisasi fisik dan realisasi anggaran.

"Penilaian juga dilakukan melihat persentase kehadiran pegawai dengan bobot 20 persen, ini dilihat oleh BKPSDM, " kata Ellyana.

Rapor kinerja ini, katanya, mulai diterapkan, dan yang diberikan kemarin adalah untuk bulan Desember 2020, rapor selanjutnya akan diberikan pada April 2021, untuk rapor triwulan I 2021 dan kemudian rapor tahunan.(nov/10)

Diatas Footer
Light Dark