Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Membandel, Warga Datangi TI Rajuk Kenari yang Beroperasi Tengah Malam

RAKYATPOS.COM, KOBA - Terkesan membandel, aktivitas TI Rajuk ilegal di kolong Kenari dan Pungguk Eks Koba Tin mendapatkan penolakan dari warga dari Kelurahan Simpang Perlang Kecamatan Koba, Bangka Tengah pada Jumat pekan kemarin.

Tindakan para penambang yang nekad beroperasi pada malam hari tersebut seolah-olah kebal dengan hukum. Bahkan mereka beraktivitas secara kucing-kucingan demi mendapatkan timah ilegal.

"Pada jumat dini hari pekan kemarin sekitar jam 12.00 WIB malam kampung kami ricuh dan bersepakat untuk mendatangi lokasi TI ilegal di kolong Kenari Eks Koba Tin. Ketika berada di lokasi, kami meminta para penambang dan pemilik TI untuk menghentikan aktivitas mereka," ujar SA, salah satu warga yang hadir dalam kegiatan itu kepada wartawan.

Dikatakannya, aktivitas TI sempat terhenti sesaat setelah didatangi warga. Namun, TI beroperasi lagi hingga jam 05.00 WIB subuh. Menurutnya, aktivitas tambang liar tersebut sangat mengganggu kententraman dan kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Koba, sehingga harus ditertibkan.

"Kami meminta kepada pemerintah dan aparat kepolisian untuk menindak tegas TI yang ada di kolong Pungguk, Kenari dan Marbuk. Kehadiran TI liar itu sangat meresahkan warga karena nekad beroperasi tengah malam. Kami minta untuk difasilitasi bertemu dengan Camat, Lurah dan pihak Kepolisian duduk bersama menyelesaikan masalah ini," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Koba, Muslimin saat dikonfirmasi wartawan terkait adanya laporan masyarakat Kelurahan Simpang Perlang dijawab dingin olehnya. Menurut camat, pihaknya akan segera berkoordinasi menindaklanjuti laporan tersebut.

"Saya sedang tidak ada di Koba, ini kami lagi koordinasi dengan Satpol PP Kabupaten, koordinasikan segera dengan Kasi Trantib,” katanya.

Terpisah, Kasi Trantib Kecamatan Koba, Primadoni ketika dihubungi wartawan menyampaikan kasus TI ilegal itu sudah masuk ke ranah penindakan hukum menyikapi adanya aktivitas TI ilegal yang beroperasi tengah malam ini.

"Maaf kasus ini sudah masuk ranahnya penindakan hukum oleh aparat kepolisian, semoga dapat dipahami,” tandasnya.

Meski dirazia oleh pihak keamanan berapa waktu lalu, namun pantauan dilapangan pada siang hari aktivitas TI liar di kolong Pungguk, Kenari, dan Marbuk terus beroperasi bahkan mobil truck bermuatan alat TI Rajuk hilir mudik melintas jalan pasar Koba. (ran).

Diatas Footer
Light Dark