Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Pelindo II Tanjungpandan Siap Sambut Tanker LPG

Inilah Rumah Pompa Gas di Pelabuhan Pelindo, Tanjungpandan yang siap menyambut kedatangan kapal tanker pengangkut gas LPG.(foto: ist).
Inilah Rumah Pompa Gas di Pelabuhan Pelindo, Tanjungpandan yang siap menyambut kedatangan kapal tanker pengangkut gas LPG.(foto: ist).

RAKYATPOS.COM, TANJUNGPANDAN  -  Belum adanya SPBE di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menjadi salah satu pemicu kesulitan masyarakat mendapat gas LPG  masih terus berlanjut. Kalaupun ada harga ditingkat eceran sudah melambung diatas harga eceran tertinggi ( HET) mencapai Rp. 35.000 per tabung 3 kg.  

Kondisi itu, mendapat perhatian dari PT. Pelindo II (Persero) Cabang Tanjungpandan, Belitung, Babel. BUMN Pelabuhan  tersebut,  menandatangani kerja sama dengan PT. Energi Laskar Pelangi.  

Manajemen Pelindo II Tanjung Priok Cabang Tanjungpandan, melakukan kerjasama pelayanan kegiatan bongkar bahan bakar gas untuk distribusi pelayanan bahan bakar gas di Kabupaten Belitung.  

Kerja sama dilakukan  untuk memenuhi peningkatan kebutuhan bahan bakar gas serta mengantisipasi kelangkaan bahan bakar gas bagi masyarakat di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur (Beltim).

Kesepakatan Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PT. Energi Laskar Pelangi, H. Muhammad Abdul Rohman dan General Manager PT. Pelindo II Tanjung Priok,  Ade Affandi belum lama ini, di Kantor Pelindo II cabang Tanjungpandan.  

Penandatanganan kerja sama  disaksikan General Manager PT. Pelabuhan Indonesia II Cabang Tanjungpandan, Hambar Wiyadi.

"PT. Pelindo II cabang Tanjungpandan siap menyambut kedatangan tanker LPG," tegas GM Pelindo II cabang Tanjungpandan, Hambar Wiyadi, kepada Rakyat Pos, belum lama ini, di Kantor Pelindo II, kawasan Pelabuhan Tanjungpandan.

Diharapkan, kerja sama ini  akan meningkatkan kelancaran distribusi bahan bakar gas, khususnya dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar gas  

di Kabupaten Belitung pada umumnya,  Tanjungpandan dan  sekitarnya pada khususnya. "Diharapkan dapat Membantu kebutuhan masyarakat," harap Hambar Wiyadi.

Untuk kelancaran palayanan bongkar muat gas dan   membantu pemenuhan kebutuhan akan gas di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, pihak PT.  Energi Laskar Pelangi sudah  menginvestasikan dana  hampir Rp1 M.  

Investasi tersebut untuk pembangunan rumah  pompa dorong, genset dan fasilitas penunjang lainnya dikawasan pelabuhan Tanjungpandan.  "Tinggal menunggu izin dari Kementerian ESDM dan BPH Migas," kata Hambar Wiyadi.

Dengan kerjasama ini, lanjut dia, diharapkan akan mampu meningkatkan dan percepatan pelayanan kegiatan bongkar bahan bakar gas di wilayah kabupaten Belitung, dimana kapal tanker bermuatan gas di bongkar di pelabuhan langsung disalurkan ke  truk tangki melalui pompa dorong untuk selanjutnya diangkut  ke storage tanki milik PT.  Energi Laskar Pelangi  yang berada di desa Badau, Kecamatan Badau. "Masyarakat tidak dibebani dengan biaya angkutan," sebut Hambar Wiyadi.

Menurut Hambar,  kerja sama ini merupakan pasar baru bagi PT. Pelindo  II cabang Tanjungpandan, yang bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat di Kepulauan Belitung dalam rangka mempercepat pelayanan kapal dan barang khususnya untuk kegiatan kecepatan pelayanan bongkar gas.

Hambar Wiyadi menjelaskan, kegiatan pelayanan bongkar gas di Pelabuhan Tanjungpandan yang dikerjakan oleh PT. Pelindo II Tanjung Priok Cabang Tanjungpandan ini, merupakan penanganan handling bongkar bahan bakar gas yang pertama di lingkungan anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).  

"Ini merupakan kepercayaan besar yang diberikan dari PT Energi Laskar Pelangi kepada PT Pelindo Tanjung Priok Cabang Tanjungpandan dalam kegiatan penanganan bongkar gas," tambahnya.

Untuk mengantisipasi kelangkaan gas LPG 3 kg di Belitung dan Belitung Timur, PT. Energi Bangka Belitung  dan PT. Pelindo II (Persero) cabang Tanjungpandan berencana  meningkatan kapasitas daya tampung  bahan bakar gas dan peningkatan kebutuhan bahan bakar gas di Kepulauan Belitung,  berencana  menginvestasikan penambahan storage tanki dan fasilitas pendukung lainnya  di area Pelabuhan Tanjungpandan dengan nilai perkiraan investasi mencapai Rp30 miliar. (yan)

Diatas Footer
Light Dark