Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

PMI Bangka Evakuasi Warga Dua Desa Terdampak Banjir, Kerahkan 1 Ambulance

Salah satu rumah warga di Desa Sempan yang terkena banjir, Sabtu (27/3/2021).(foto: ist).
Salah satu rumah warga di Desa Sempan yang terkena banjir, Sabtu (27/3/2021).(foto: ist).

RAKYATPOS.COM, SUNGAILIAT - Merespon bencana banjir di wilayah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel),  khususnya Desa Dempan dan Desa Kimak, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka melakukan operasi penanggulangan bencana dengan mengevakuasi warga dua desa yang terdampak bajir tersebut.

Banjir dikarenakan tingginya intensitas curah hujan yang melanda desa sampan, mulai dari jam 13.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB, Sabtu (27/3/2021).

“Dari hasil pantauan, ada beberapa rumah yang terendam, misalnya jalan sinar raya RT 01 dusun 1 Desa Sempan. Kemudian Desa Kimak juga ada beberapa rumah warga yang terendam. Tinggi air cukup mengkhawatirkan hingga setinggi pinggang orang dewasa,” ungkap Irman Selaku Kepala Markas PMI Bangka.

Irman menjelaskan, dalam operasinya sendiri, PMI Bangka mengerahkan 3 orang relawan dan 1 unit ambulance yang digunakan untuk membantu mengevakuasi warga apabila sewaktu-waktu harus dilarikan ke fasilitas kesehatan.

Untuk di Desa Sempan, jumlah rumah terendam akibat hujan yang deras terpantau sebanyak 15 rumah, dengan rincian 6 terendam parah dan 5 terendam dengan kondisi masih layak huni. Sementara itu, untuk kerugian materil masih dalam hitungan dan tidak ada korban jiwa.

“kita berharap masyarakat untuk selalu waspada. Karena dalam beberapa hari terakhir Kabupaten Bangka selalu diguyur hujan dengan intensitas sedang tinggi,” ujar Irman.

Dalam operasi kali ini, terlibat juga dari Polsek Pemali, Babinkamtibmas, Tagana Kabupaten Bangka, BPBD, perangkat desa setempat, anggota BPD dan masyarakat yang ada di sekitar lokasi bencana banjir.

Kondisi cuaca akhir-akhir ini, dikatakannya, memang kurang bersahabat. Jadi, Irman berharap masyarakat agar selalu waspada. 

Dari pengakuan warga setempat, memang setiap hujan turun, pemukiman warga disekitar sungai atau waduk kerap terjadi banjir. (rel/ids).

Diatas Footer
Light Dark