Pemda Perlu Perhatikan Kesejahteraan Penghulu Kampung

Filed under: Bangka |

SUNGAILIAT – Seseorang yang diangkat sebagai penghulu kampung tentulah memikul tanggung jawab sangat berat terhadap tugas yang diembannya. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah perlu memperhatikannya.
Anggota DPRD Bangka, Ahmad Asin menjelaskan, seluruh urusan menyangkut kematian warga, mulai dari proses pemandian jenazah hingga proses pemakaman jenazah lebih banyak ditangani penghulu, begitu juga urusan pencatatan nikah warga maupun urusan sosial lainnya tak terlepas dari peran para penghulu kampung menjalankan tugas tersebut.
Tanggung jawab penghulu yang tidak ringan ini, sepertinya tak diimbangi dengan adanya bentuk perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda). Sangat berbeda dengan seseorang menjadi anggota BPD, Kades dan perangkat desa lainnya hingga petugas RT, setiap tahun gaji atau tunjangan mereka naik.
Ia mengaku sering mendengar keluhan dari para penghulu yang di desa-desa terkait tugas mereka yang tidak ringan. Akan tetapi,  nasib mereka kurang diperhatikan oleh Pemda, terutama dari sisi kesejahteraan yang didapatkan.
Berkenaan dengan keluhan itu, katanya, tidaklah salah jika Pemkab Bangka khususnya ikut memikirkan nasib mereka, misalnya menambah tunjangan honor mereka atau memberi fasilitas motor dinas guna memperlancar tugas-tugas mereka dilapangan.
“Selama ini, perhatian Pemda hanya tertuju pada kades beserta aparaturnya, RT dan BPD dengan menaikkan tunjangan melalui APBD maupun ADD yang ada. Sekarang, sudah saatnya perhatian itu diberikan bagi para penghulu ini, bisa lewat dana hibah atau apalah bentuknya, yang penting nasib mereka diperjuangkan,” ujar Ahmad.
Ia menambahkan, sebenarnya para penghulu itu ikhlas menjalankan tugas mereka mengabdi untuk masyarakat, cuma mereka juga disibukkan dengan masalah ekonomi mereka, misalnya berkebun, berladang atau menyadap karet.
Ia mencontohkan, ketika seorang penghulu sedang menyadap karet dan pada saat yang bersamaan ternyata ada salah satu warga yang meninggal dunia, otomatis pekerjaan itu langsung ditinggalkan, sehingga pendapatan jadi berkurang. Untuk menutupi hal itu perlu perhatian pemerintah, misalnya menambah honor mereka atau memberi fasilitas lainnya.
“Honor penghulu atau disebut P3N itu sudah ada, tapi nilainya minim. Kalau tidak salah honor itu dari instansi vertikal, sedangkan perhatian dari Pemda yang mungkin belum pernah ada, sehingga perlu dibantu,” katanya. (sf/3).
 

 

Berita Lainnya
armada Rizal dan personel Armada lainnya berharap agar bassisnya, Endra bisa segera sembuh. Menurutnya Endra terkena penyakit yang langka dan belum tahu apa nama serta penyebabnya. "Awalnya itu dari tipus, terus kena ...
READ MORE
Kembali Kalah di Jurnalis Cup 2012 Kobatin FC Bekuk Korem 2-0 PANGKALPINANG - Pertandingan hari kedua turnamen Jurnalis Cup 2012 yang berlangsung di Stadion Depati Amir Pangkalpinang, Rabu (11/4/2012) siang mempertemukan ...
READ MORE
PANGKALPINANG - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tajuddin mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar bimbingan tekhnis (Bimtek) Undang Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ...
READ MORE
Limbah Tailing Merusak Aset Pemerintah Antonius: Aset Pemerintah Dirusak, Ranah Hukum Wirtsa: Tulis Aja, Gak Usah Pusing-pusing PANGKALPINANG - Penambangan pasir timah oleh mitra PT Timah (Persero), Tbk di Desa Selinsing, ...
READ MORE
Terkait KK Kobatin KOBA - Rombongan petinggi di pemerintahan kabupaten Bangka Tengah (Bateng), mulai dari Bupati Erzaldi Roesman, Wakil Bupati Patrianusa Sjahrun, Ketua DPRD Bateng Adet Mastur, Kepala Dinas Pertambangan dan ...
READ MORE
Bassis Armada Kena Penyakit Langka
Jurnalis FC Dipaksa Tersingkir
Diskominfo akan Gelar Bimtek UU ITE
PT Timah Lakukan Tindak Pidana
Petinggi Pemkab Bateng Datangi ESDM Pusat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>