Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Tamu Gubernur Babel Bebas Tidak Pakai Masker, Warganet Protes

foto: istimewa/Facebook Erzaldi Rosman Djohan
foto: istimewa/Facebook Erzaldi Rosman Djohan

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG - Foto Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Nico Barito, Utusan Khusus Presiden Negara Seychelles untuk wilayah Asean viral dan menuai komentar miring di media sosial khususnya Facebook.  

Yang dipersoalkan warganet, bukan tingkah sang gubernurnya, tetapi Nico Barito yang terlihat santai dan bebas tanpa mengenakan masker. Entah gubernurnya lupa atau pura-pura tidak tahu dan atau tidak berani menegur.

Di sekeliling Nico Barito, juga terlihat seorang perwira polisi, TNI dan sejumlah orang yang jelas mengenakan masker. Foto itu sebelumnya ada dipostingan akun Facebook Erzaldi Rosman Djohan pada Selasa pagi (23/2/2021).  

Dalam komentarnya di akun Facebook Erzaldi Rosman Djohan, Muhammad Fathurrakhman menulis "Pak Gub, kenapa kalo masyarakat dirazia dan dapet hukuman ketika dak pak pakai masker, kalo tamu Pak Gub mungkin beda ya perlakuannya (istimewa). Komentar Fathurrakhman ini kemudian ditimpali Rengky Aripando New dengan menulis " Benar sekali coment bapak ini , bisa ga pakai masker ya ?.

Warganet lain Agus Priyanto juga mengkritisi hal itu. "Seharusnya tegur pak gubernur dan pak polisi tamu tu suruh pakai masker jangan masy golongan bawah Bae yang ikak tegur" tulisnya. Akun Yuniotman Piliang turut berkomentar "Maaf Pak Gubernur Erzaldi Rosman Djohan... Seharusnya Beliau tsb ditegur dan WAJIB pakai masker. Apakah tidak ada yg menegur dan mengingatkannya.  

Kemudian kata Jaka Raharjo "Wah....jgn lupa PROKES nya pak". Wikacaca Wikacaca pun turut berkomentar. "Pak dubesnya tidak mengikuti Prokes," tulis Wikacaca. Sementara Nico Alo menulis " Kok bisa ya Gub terima tamu tanpa Masker? #mikirkeras. Sedangkan Yudhie Cha menuliskan  "Mungkin utusan asean itu bingung sj kenapa bnyk yg pakai masker.  

Padahal Erzaldi diketahui paling ketat soal protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Bahkan, sebelumnya dia menyetujui sanksi denda bagi masyarakatnya yang melanggar prokes. Perda No. 10 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 setidaknya menjadi bukti. Hingga Selasa sore,  wartawan masih berupaya mengkonfirmasi kepada Erzaldi Rosman mengenai hal ini. (red/10)

 

Diatas Footer
Light Dark