Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Waspada Penipuan Berkedok Bantuan UMKM

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG -Masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus berhati-hati. Pasalnya, ada oknum yang mengatasnamakan Dinas Koperasi dan UKM (DKUKM) dan Kementerian Koperasi melakukan penipuan dengan modus memberikan bantuan uang kepada pelaku usaha.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Babel, Elfiyena mengatakan, ia telah menerima informasi dari pelaku UMKM yang menanyakan perihal bantuan tersebut, sementara DKUKMN tegasnya saat ini tidak memberikan bantuan dalam bentuk tunai kepada pelaku UMKM di Babel.

"Waspada ada oknum yang mencatut nama dinas, ngakunya kabid (kepala bidang-red) dan sekretaris saya, yang bilang kalau pelaku UMKM dapat bantuan, padahal nggak ada dan itu penipuan, " tegas Elfie kepada wartawan, Rabu (17/2/2021).

Beruntung, kata dia, beberapa pelaku UMKM yang menerima SMS dan telepon dari oknum tersebut tidak langsung percaya, tetapi lebih dahulu mengkonfirmasi kebenarannya ke dinas terkait. "Katanya dapat bantuan Rp80 juta, kemudian pada akhirnya mereka minta ditransfer Rp800 ribu untuk proses pencairan, itukan penipuan namanya," sebut Elfie.

Dia menyebutkan, oknum tersebut menyebutkan nama sekretaris dinas dan juga membawa nama kabid pemberdayaan dan pengembangan koperasi DKUKM. Hanya saja, katanya, terdapat beberapa kekeliruan, seperti jenis kelamin sekretaris dinas yang salah disebutkan serta nomor ponsel yang disebutkan.

"Begitu dapat informasi ini, saya langsung share ke seluruh grup UMKM untuk waspada dan tidak percaya jika ada yang menawarkan dapat bantuan, nggak ada, " tegasnya.

Jika dinas memberikan bantuan, sebutnya, maka sistem dan mekanismenya berbeda, dan akan diinformasikan oleh dinas. Oleh karenanya, Elfie meminta kepada pelaku UMKM untuk tidak mudah percaya dan mengklarifikasi kembali ke dinas terkait di kabupaten/kota atau langsung ke DKUKM Provinsi Babel.

Sementara, ketika dihubungi oleh wartawan untuk mengorek informasi mengenai bantuan ini, oknum pertama mengaku bernama M. Taufik Ramadan. Dia menyebutkan, mendapatkan perintah dari Arpandi Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi, Dinas Koperasi UKM Babel untuk menghubungi pelaku UMKM yang mendapat bantuan.

"Nanti ibu hubungi pak Arpandi di nomor 081320649378. Nanti beliau yang berwenang menjelaskan mengenai bantuan, " ujar Taufik saat dihubungi, sejumlah wartawan, kemarin siang.

Ketika ditelepon nomor tersebut, oknum yang mengaku kabid di DKUKM Provinsi Babel ini menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hibah dari Kementerian Koperasi, Deputi Bidang Pembiayaan sebesar Rp80 juta untuk pelaku UMKM yang terdampak Covid-19.

"Memang sebenarnya kemarin, kami diperintahkan untuk telepon ibu, berkaitan dengan program pemberdayaan UMKM terdampak Covid-19, kami usulkan usaha ibu menerima bantuan dan diterima berupa bantuan hibah Rp80 juta, " katanya, dari sambungan telpon.

Ia menjelaskan, pelaku yang mendapat bantuan ini, sudah diusulkan oleh Pemprov Babel pada Oktober 2020, dan bantuan diberikan di awal 2021 ini. Ia menyebutkan, bahwa pelaku UMKM hanya menerima tidak perlu lagi melengkapi berkas izin usaha, foto dan sebagainya, karena katanya tahap tersebut sudah selesai, karena sudah diusulkan oleh dinas.

Bahkan, oknum tersebut kemudian mengirimkan alamat Kantor Kementerian Koperasi, untuk selanjutnya meminta pelaku UMKM berkoordinasi dengan pihak Kementerian, untuk menandatangani MoU, nomor rekening dan proses pencairan.

"Untuk mendapatkan bantuan ini, bisa koordinasi dengan kantor kementerian deputi bidang pembiayaan, nanti disuruh hubungi sesuai alamat. Nanti apabila diperlukan akan diundang langsung, atau bersurat, kemudian tandatangan MoU yang ditempelkan materai 2 lembar, kirim alamat setelah pencairan dana, " terangnya.

Lucunya, ketika wartawan menyebutkan nama secara asal dan nama usaha secara asal, oknum tersebut langsung mempercayai dan mengiyakan bahwa usaha tersebut memang benar mendapat bantuan dari pemerintah. Dan dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa hal tersebut merupakan penipuan. (nov/10)

Diatas Footer
Light Dark