Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Pengrajin Tenun Cual Diharap Dapat Meningkatkan Keterampilan Teknis

Peserta Bimtek Pengembangan Kain Tenun Cual foto bersama usai penutupan Bimtek di Gedung M3 Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (27/3/2021).(foto: mislam).
Peserta Bimtek Pengembangan Kain Tenun Cual foto bersama usai penutupan Bimtek di Gedung M3 Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (27/3/2021).(foto: mislam).

RAKYATPOS.COM, MUNTOK - Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kain Cual bagi pengrajin tenun kain cual Kabupaten Bangka Barat (Babar) kerjasama Bank Indonesia dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dekranasda Babel di Gedung M3 Muntok, Kabupaten Bangka Barat, secara resmi di tutup.

Penutupan Bimtek Sabtu (27/3/2021), dilakukan oleh Kepala Disperindag Babel, diawali dengan peninjauan ke beberapa pengrajin kain cual yang sedang praktek menenun kain cual.

Kepala Disperindag Babel, diwakili Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya, Fasilitasi dan Akses Industri yang juga Koordinator Daya Saing Dekranasda Babel, Subekti Saputra saat menutup acara tersebut mengatakan, dengan usainya Bimtek ini, nantinya para pengrajin tenun kain cual diharapkan dapat lebih memahami dan dapat meningkatkan keterampilan teknis dalam proses menenun kain cual khas Muntok.

Selain itu, apa yang telah diajarkan oleh para ahli tenun, harus terus dipraktekan dan ditularkan kepada sesama penenun kain cual, agar pemahaman dan keterampilan yang telah diajarkan dapat lebih bermanfaat bagi sesama penenun. Yang paling utama, tolong jaga kualitas kain tenun cualnya.

"Saya berharap para pengarajin usai kegiatan Bimtek ini, semakin bertambah keterampilannya, dan bisa ditularkan nantinya ke sesama penenun kain cual," kata Subekti.

Bimtek kain cual yang berlangsung selama lima hari, diusung oleh Satker Disperindag Babel, Bank Indonesia Perwakilan Babel dan Dekranasda Babel, dengan menghadirkan instruktur dari KC. Haris Jaya Tenun Palembang yang diketuai oleh Ahmad Habibi.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada para instruktur yang telah memberikan pelatihan dan pemahaman kepada para pengrajin tenun kain cual dan Bank Indonesia. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada para instruktur. Semoga ilmu yang diajarkan bermanfaat, begitu juga dengan BI atas kerjasama bimteknya," tuturnya.

Menurutnya, kegiatan yang menghadirkan 20 peserta dengan 5 diantaranya dari Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, sedang sisanya 15 peserta dari Kabupaten Bangka Barat tersebut, tidak lain bertujuan agar para pengrajin mampu meningkatkan pengetahuan teknis baik di belakang proses penenunan maupun saat penenunan berlangsung dengan menggunakan ATBM. 

Selain itu, pelatihan juga dilakukan mulai dari proses menghani, pemasangan benang lungsi pada bum, pemintalan, pencucukan mata gun dan sisir, pelimaran, penyetelan, penenunan hingga melepas kain tenun.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangka Barat, diwakili Agus Kabid Industri Kabupaten Bangka Barat mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini. 

Kedepannya, Ia berharap lebih banyak lagi bantuan-bantuan lainnya dari Pemerintah Provinsi Babel dan Bank Indonesia kepada para pelaku kain cual di Bangka Barat.

Kegiatan Penutupan Bimtek turut dihadiri Agus Kabid Industri Kabupaten Bangka Barat dan instruktur Amhad Habibi dan timnya serta pengrajin kain cual Babar dan jajaran Disperindag Provinsi Babel.(rel/mislam).

Diatas Footer
Light Dark